Posts

Showing posts from July, 2017

Math with Kumon

Image
Si Thole sudah memulai mencoba Kumon sejak beberapa bulan yang lalu. Sempat juga kita mencoba trial di tempat kursus. tapi ternyata si Thole gak merasa nyaman disitu. Mau belajar sama ibu aja, katanya. Jadi kita mulai membeli beberapa buku Kumon, dulu pernah beli juga untuk belajar mewarnai dan tracing. Sekarang mulai dengan Easy Telling Time, Measuring Weight, Volume, Word Problems, Simple Addition and Subtraction, Sentences. Kalau mengikuti metodenya Kumon, kita dianjurkan untuk mengerjakan worksheet setiap hari, sedikit demi sedikit. Tapi kita tidak selalu, tergantung maunya si Thole. Dan dia yang memutuskan mau memilih buku yang mana. Yang saya suka dari Kumon adalah, mulai dari yang paling mudah, sedikit demi sedikit, sehingga anak merasa confident. Untuk Measuring Volume dan Weight, Word Problem, dimulai dari gambar-gambar. Time, Subtraction dan Addition dari tracing dan belajar menulis angka. Mungkin kita perlu memperkenalkan dengan benda nyata juga, sehingga anak tahu konsep...

Aritmatika Sederhana

Image
Hasil baca-baca dari berbagai sumber, sebenarnya mirip-mirip ya. Pengenalan matematika dimulai dengan aritmatika. Pertama memperkenalkan bilangan dengan benda nyata, bahwa 1 itu adalah 1 apel, dst. Simbol belum diperkenalkan. Kemudian mengenal sifat-sifat bilangan, bahwa 2 apel itu dari 1 apel dan 1 apel. 5 Apel itu bisa dari 2 dan 3 apel, 1 dan 4 apel, 1, 1, dan 3 apel. 6 apel itu bisa dari 1 dan 5, 3 dan 3, 2, 2 dan 2. Nah ini sebenarnya sudah mulai memperkenalkan perkalian. Bilangan 2, 2, 2 sebanyak 3 kali akan menghasilkan 6. Beberapa hari yang lalu saya mencoba memperkenalkan dengan media biji asem,  tapi mungkin saya perlu belajar lagi bagaimana caranya, si Thole terlihat tidak tertarik. Akhirnya saya stop sampau angka 7 saja. Saya coba lagi pakai snap cube yang disusun seperti number rod di metoda montessori. Dia lebih mengerti dengan cara ini, misalnya saya taruh 6 snap cubes yang saling bergandengan. Lalu di bawahnya saya taruh 4, dia dengan mudah melihat sisanya yaitu ...

Programming for kids

Image
Saya menemukan website ini saat browsing lesson plan matematika untuk si Thole. Ini adalah bagian dari lesson plan matematika yang disediakan oleh microsoft, disediakan oleh code.org. yang sudah pernah dicoba oleh kakaknya. Saya baru tahu ternyata sekarang studio.code.org juga menyediakan untuk anak-anak. Course yang disediakan sekarang lebih lengkap. Anak umur 4 tahun sudah bisa memulainya. Untuk si Thole kami mencoba course 1. Course 1 terdiri dari 18 lessons, benar-benar dimulai dari hal yang sangat sederhana, yaitu belajar bagaimana menggeser blok-blok puzzle, yang nantinya berguna untuk menggeser blok-blok perintah pemrograman, step by step dari lesson 1-3. Lesson 4 sudah mulai membuat algoritma sederhana, bagaimana menggerakkan angry bird untuk mencapai pig. Command nya berupa tanda panah ke kiri, kanan, atas, bawah. Lalu klik run, dan lihatlah apakah algoritma yang sudah dibuat berhasil membawa angry bird ke tempat pig. Awalnya si Thole belum mengerti maksudnya, jadi saya k...

Belajar Tentang Persepsi Melalui Mainan Logico

Image
Salah satu mainan edukatif yang saya pakai sejak anak pertama adalah Logico. Alhamdulillah mainan ini masih bagus dan bisa dipakai oleh si Thole. Dulu saya beli masih murah, sekitar 500 ribu, berisi 10 buku, masing-masing ada 16 lembar, plus papannya. Kakaknya hanya punya Logico Piccolo. Lalu saya beli juga Logico Primo dengan harga diskon juga, sekitar 400 ribu, karena kabarnya logico mau berganti penerbit, sehingga stok lama dijual lebih murah. Si Thole memulai dengan Logico Primo, ada 10 buku juga masing-masing 16 lembar.  Primo sudah selesai beberapa minggu yang lalu, sekarang mulai dengan Piccolo. Awalnya kita mulai dengan belajar tentang waktu. Tapi rupanya Hafizh masih belum faham dengan konsepnya. Saya perlu aktivitas yang riil dulu sebelum memulai belajar waktu. Jadi kita tunda dulu Piccolo tentang waktu. Lalu kita ganti tentang Persepsi, yaitu belajar tentang konsep bentuk dan pattern. Aktivitas ini cukup menantang, perlu lebih jeli dan konsentrasi untuk bisa menyeles...

Math Resources 1

Menjelang umur 7 tahun si Thole, saya mulai berfikir untuk beraktivitas secara terstruktur khususnya untuk math dan science. Menurut yang pernah saya baca, umur 6 tahun sudah mulai bisa belajar secara terstruktur. Pertama saya bongkar-bongkar koleksi buku bekas kakaknya, saya ambil yang sesuai umurnya, saya taruh di beberapa kontainer. Selain buku, mainan edukatif juga. Saya memerlukan beberapa referensi untuk menyusun konsep apa yang seharusnya dipelajari terlebih dahulu. Saya mencari lesson plan dengan aktivitas riil, hands on, alat peraga, sebelum memakai worksheet. Lalu browsing-browsing, saya tertarik dengan metode montessori, ada website yang menjelaskan secara runut tahapan-tahapan belajar matematika : info montessori . Karena alat peraga montessori lumayan mihil, maka saya harus berfikir membuat sendiri, gak persis sama sih, yang penting bisa menjelaskan secara riil beberapa konsep matematika dengan alat peraga. Lalu saya pun bertanya kepada temanku yang HS dengan metode C...